Setelah menunggu selama 53 tahun, Italia akhirnya kembali menjuarai turnamen sepak bola besar Eropa. Pada 11 Juli 2021, timnas Italia yang dijuluki Azzurri berhasil mengalahkan Inggris lewat adu penalti di final Euro 2020 yang digelar di Stadion Wembley, London. Kemenangan ini bukan sekadar gelar, melainkan simbol kebangkitan Italia setelah kegagalan mereka lolos ke Piala Dunia 2018.
Perjalanan Menuju Puncak
Italia datang ke Euro 2020 dengan status sebagai underdog. Meski memiliki sejarah gemilang, performa mereka dalam beberapa tahun terakhir tidak terlalu mencolok. Namun, di bawah asuhan pelatih Roberto Mancini, tim ini menunjukkan transformasi luar biasa. Mancini berhasil membangun tim yang solid, dengan kombinasi pemain berpengalaman dan bintang muda berbakat.
Di fase grup, Italia tampil dominan. Mereka memenangkan semua pertandingan melawan Turki, Swiss, dan Wales tanpa kebobolan satu gol pun. Pertahanan yang kokoh dan serangan yang dinamis menjadi ciri khas mereka. Di babak knockout, Italia mengalahkan Austria, Belgia, dan Spanyol dengan permainan yang memukau. Final melawan Inggris menjadi puncak perjuangan mereka.
Final Dramatis di Wembley
Final Euro 2020 adalah pertarungan sengit antara Italia dan Inggris. Inggris, yang bermain di kandang sendiri, mencetak gol cepat lewat Luke Shaw pada menit ke-2. Namun, Italia tidak menyerah. Mereka bangkit dan menyamakan kedudukan lewat gol Leonardo Bonucci pada menit ke-67. Pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu dan akhirnya ditentukan melalui adu penalti.
Di adu penalti, kiper Gianluigi Donnarumma menjadi pahlawan dengan menyelamatkan dua tendangan penalti Inggris. Sementara itu, pemain Italia seperti Jorginho dan Domenico Berardi dengan tenang mengeksekusi penalti mereka. Italia menang 3-2 dalam adu penalti, mengakhiri drama yang menegangkan di Wembley.
Rahasia Kesuksesan Italia
Kesuksesan Italia di Euro 2020 tidak lepas dari beberapa faktor kunci:
- Taktik Cerdas Mancini: Roberto Mancini berhasil menciptakan sistem permainan yang seimbang. Tim ini tidak hanya mengandalkan pertahanan kuat seperti era-era sebelumnya, tetapi juga memiliki serangan yang kreatif dan cepat.
- Solidaritas Tim: Italia tampil sebagai tim yang kompak. Tidak ada ego individu yang menonjol, semua pemain bermain untuk satu tujuan: membawa pulang trofi.
- Kombinasi Pemain Muda dan Berpengalaman: Pemain seperti Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci memberikan pengalaman, sementara bintang muda seperti Federico Chiesa dan Nicolò Barella membawa energi dan kreativitas.
- Mental Tangguh: Setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018, Italia bangkit dengan mental yang lebih kuat. Mereka menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi tekanan, terutama di final melawan Inggris.
Arti Kemenangan bagi Italia
Kemenangan ini bukan sekadar gelar bagi Italia. Ini adalah bukti bahwa sepak bola Italia telah bangkit dari keterpurukan. Setelah kegagalan di Piala Dunia 2018, banyak yang meragukan masa depan timnas Italia. Namun, Mancini dan para pemain membuktikan bahwa mereka mampu kembali ke puncak.
Bagi fans Italia, gelar ini adalah hadiah terindah setelah bertahun-tahun menunggu. Ini juga menjadi pengingat bahwa sepak bola Italia masih memiliki tempat istimewa di panggung dunia. Dengan generasi muda yang berbakat dan pelatih yang visioner, masa depan Azzurri terlihat cerah.
Penutup
Italia Juara Euro 2020 adalah cerita tentang kebangkitan, kerja keras, dan tekad yang tak pernah padam. Tim ini membuktikan bahwa mereka layak disebut sebagai salah satu tim terbaik di Eropa. Dengan gelar ini, Italia tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga harapan baru untuk masa depan sepak bola mereka. Forza Azzurri!